Updates from September, 2007 Hide threads | Keyboard Shortcuts
-
A Y A H
rozenesia
-
extremusmilitis
kamu harus kuat Gun… semakin kamu kuat, Papa kamu bakalan lebih bahagia
jujur, kamu masih lebih baik dari aku, Papa kamu sempet ngeliat kamu sampai sebesar ini…nah aku aja dulu SD aja belon tamat…
yang kuat ya…
-
aroe
ah, entah apa yang bisa kukatakan, karena aku lom pernah mengalami hal seperti ini….
seperti apa yang pernah kukatakan di YM, relakanlah, lepaskanlah, menangislah jika harus menangis, teriaklah jika harus berteriak, tapi relakanlah.
Dia memang telah tiada, tapi jiwa-nya akan ada selalu ada, kuatkanlah hatimu saudaraku…
-
mardun
Yang tabah ya…… Mudah-mudahan dengan makin tabahnya kamu Papa kamu akan makin tenang istirahatnya………
-
antobilang
Om anto ikut berduka ya..
sudah di jogja lagi belum? -
mr lekig
Turut berduka cita..
-
dobelden
turut berduka broo… :norose:
semoga kamu tabah dan sabar..
-
,,,ItadaKimasu Onigiri,,,
Setiap hari aku selalu memikirkan kapan aku atau ke-2 kakakku dan ke-2 orang tuaku akan meninggal. Entah mengapa kadang aku selalu ingin saat itu tiba tetapi kadang juga aku sangat takut dengan saat itu… Apalagi kalau sedang kesal, pasti bawaannya pingin orang itu cepat meninggal! Wah…
Tapi kalau ayah dan ibu… Sama kayak Gun… Aku nggak bakal ngedoain mereka ber-2 cepat meninggal meskipun kadang-kadang menyebalkan
*dihajar massa karena komentar yang bertele-tele* -
endjivanhouten
turut berduka cita.
aku sangat mencintai ibuku.aku sangat mencintai ayahku.
tapi aku jarang bertemu dengan mereka.
maklum perantauan..ah..
jadi rindu ayah ibuku dirumah..
semoga diberi umur panjang.
amien. -
fara
Semoga tetap mendapat yang terbaik di dunia yang selanjutnya…
He had you in this life,
He must have been proud
-
Evy
ayahmu pasti bangga padamu nak…
-
Miakis
Hmph….
-
Goenawan Lee
@ Miakis: ?
rozenesia 00:47 on 09.25.2007 Permalink |
…
Sheiren_Chan 01:49 on 09.25.2007 Permalink |
…….
kenapa ya ko sama lagi Ayah aku pun lahir di tahun yang sama seperti Ayah kamu. Jadi kepikiran tentang Ayah..*semoga dia berumur panjang dan sempat melihat aku lulus*
*aku turut berduka*
kematian….? itu yang saat ini sangat aku takutkan.
Nazael0612 02:05 on 09.25.2007 Permalink |
Assalamualaikum Wr. Wb.
Gun aku ikut bela sungkawa atas musibah yang kamu alami sekarang. Gun kamu tabah dan sabar ya….
cK 05:36 on 09.25.2007 Permalink |
teruskan usahamu. gapailah apa yang kamu inginkan. kelak ayahmu akan melihatmu dengan bangga diatas sana.
sigid 06:18 on 09.25.2007 Permalink |
Sang “Ayah” telah telah masuk ke dalam kedamaian, damai.
Ada yang bilang kalau seseorang tidak pernah benar-benar meninggalkan kita, jika kita selalu menyimpan kenangannya dalam hati.
Move on, be brave …
Sawali Tuhusetya 06:28 on 09.25.2007 Permalink |
Semoga sang ayah damai di sana. Tugas dan amanat yang mesti dijalankan oleh yang ditinggalkan adalah mendoakan dan meneruskan perjuangannya.
aRuL 06:55 on 09.25.2007 Permalink |
Gun, turut berbelasungkawa yah…
ternyata ini blogmu yah…
A-isy 07:29 on 09.25.2007 Permalink |
*liat PS*
ha?
saya jadi ingin menulis tentang momen2 berharga dengan orang yang disayangi, dan kepedihan saat ditinggalkan oleh mereka.
pepatah mengatakan, “kadang kita baru menyadari bahwa seseorang itu begitu berharga untuk dicintai saat orang itu sudah tiada lagi di sisi kita”
tabah ya….
Magister of Chaos 07:37 on 09.25.2007 Permalink |
Tabah ya Lee… Tabah…
Mihael "D.B." Ellinsworth 08:15 on 09.25.2007 Permalink |
Tabah, tabah. Bro.
KU...KURANG AJAR 08:17 on 09.25.2007 Permalink |
basi sih…tapi…. yang kuat y Gun….
Shelling Ford 10:19 on 09.25.2007 Permalink |
sing tabah yo, le…
segala yang berasal dariNya akan kembali kepadaNya
hoek 11:01 on 09.25.2007 Permalink |
tabah ya kawan!
saRe' 13:26 on 09.25.2007 Permalink |
…
Shan-in, sabar ya
Mrs. Neo Forty-Nine 13:46 on 09.25.2007 Permalink |
Semoga Allah memberikan tempat yang terindah buat Ayah ya Nak…
Mrs. Neo Forty-Nine 13:53 on 09.25.2007 Permalink |
sudah tau kok…
telmark 13:56 on 09.25.2007 Permalink |
Turut berduka cita.
ingat 1 hal, Ayahmu tdk pergi meninggalkan. Ia hanya mendahului, utk menantikan keluarganya kembali berkumpul disuatu tempat yg lebih baik.
salam.
danalingga 13:57 on 09.25.2007 Permalink |
Tul, untuk afa menyesal, yang penting hidupmu jangan sampe sia sia.
alex 19:00 on 09.25.2007 Permalink |
Ehm…
*mikir2*
rasanya kenal deh dengan aktor intelektual di balik blog ini
*ngilang*
kakeko 22:30 on 09.25.2007 Permalink |
jangan bersedih kami disini adalah saudaramu, karena semua blogger khan bersaudara
Guh 23:28 on 09.25.2007 Permalink |
Tulll, kalo beliau aja bisa berangkat tanpa penyesalan, ngapain juga yang ditinggal bersedih? Lebih baik kita rayakan ’selesainya misi’ dan ‘berlanjutnya perjalanan’ beliau
Soal kelulusan, kayaknya tetep akan menyaksikan deh… kata orang dulu sih gitu.
CY 01:50 on 09.26.2007 Permalink |
Turut berdukacita…, jadikan pesan2 beliau utk memicu energi2 dalam tubuhmu bereaksi mencapai sukses di hari depan…
mabdadzikara 02:10 on 09.26.2007 Permalink |
sorry … aku turut berduka cita ya ….
aku yakin ayahmu disana akan bangga dengan keberhasilan yang akan kamu capai….
almascatie 02:12 on 09.26.2007 Permalink |
turut berduka bro.. kata-kata terakhir ga boleh dilupakan
manusiasuper 05:01 on 09.26.2007 Permalink |
Saya ga bisa ngasih nasehat apa-apa, ga ada kata-kata yang bisa mengungkapkan kesedihan, dan semua perasaan yang kamu rasa sekarang.
Saya cuma bisa bilang, saya, mungkin kami, ada di sini.. Dan itu semoga bisa berarti sesuatu ya Gun…
n0vri 07:04 on 09.26.2007 Permalink |
Bro, inilah yang disebut jalan hidup. Sekarang, tugas kita jadi orang baik, agar ayah berbahagia di sana karena penerusnya juga dikenal orang sebagai orang yang baik. Semoga beliau ditempatkan di tempat sebaik-baiknya di sisi Allah SWT, amien.
Mondrosen 10:28 on 09.26.2007 Permalink |
Wah…ini toh sebabnya kamu melankolis…maaf tidak tahu…
Turut berduka…
Yang tabah Gun, ibuku juga sudah meninggalkanku T^T
caplang™ 08:19 on 09.27.2007 Permalink |
yg tabah ya, bro…
dwihandyn 08:55 on 09.27.2007 Permalink |
Yang tabah ya… semoga beliau mendapatkan kedamaian disisiNya…
Kopral Geddoe 09:37 on 09.27.2007 Permalink |
Idem sama mas Guh.
Semangat, semangat.
Ravelt 10:12 on 09.27.2007 Permalink |
Turut berduka cita
maaf telat
Tetap tabah ya
Zazi 14:22 on 09.27.2007 Permalink |
Tabah ya bang Gun _ _’
bachtiar 00:45 on 09.28.2007 Permalink |
tabah ya , jangan disesali terus. tetaplah pandang kedepan .oye?
si kecil 07:12 on 09.28.2007 Permalink |
caiyo shan…
permasalahan qt sama
pernah menyesal dengan peristiwa yang sama
walopun obyek berbeda
pasti kamu bisa
buat ngadepin smuwa….
remichan 04:25 on 09.29.2007 Permalink |
ia tidak melihatmu lulus diduni ini namun ia pasti melihatmu lulus dari sana
.
turut berduka cita …
Uchiha Miyu 12:50 on 09.29.2007 Permalink |
May he R.I.P
Wew…ngaku bo.
Bebek Jamuran... 14:22 on 09.29.2007 Permalink |
Saya juga turut berbela sungkawa…
Walaupun jasadnya sudah tiada, namun jiwanya akan terus hidup. Teruslah mengingatnya dan beliau akan terus hidup di memori orang-orang yang dekat dengannya. Dengan begitu, secara tidak langsung, beliau akan tetap melihat kelulusanmu…
Pesan di PS: Cih~ Pantes aja ada yang aneh… Ternyata…
calonorangtenarsedunia 14:26 on 09.29.2007 Permalink |
Gun, tanpa disuruh sabar pun kamu pasti tau kalo kamu harus sabar.
Sekarang bahagiain orang-orang di sekitar kamu, karena ayahmu pasti berharap kamu melakukan itu.