
please, be gentle with me, master
Pertama-tama, tahan dulu, saya tidak membicarakan sesuatu yang bersifat asusila ataupun tabu di sini. Saya cukup bertanya-tanya saja, karena begitulah saya. Saya tidak memaksakan salah satu dari nafsu atau logika untuk bekerja. Jadi, apa salahnya sekadar bertanya?
Ya, di saat blogsphere dihiasi perdebatan mengenai religi, perang identitas, sampai sibuk mencari bokep, timbul sebuah pertanyaan menarik–yang konon katanya berbau filsafat–di benak saya. Apa itu?
Mungkin dalam pertanyaan ini saya mengkhususkan mayoritas sudut pandang kaum Adam–mungkin karena saya salah satunya–di sini. Juga Anda bisa berspekulasi benak saya diracuni bisikan setan, pikiran-pikiran Barat yang liberal, hingga gaya hidup hedonis, atau teori konspirasi berbau religi lainnya. Spekulasi dan teori konspirasi memang laris manis dijual di pasaran umat-umat, bukan? Apapun lah, saya cuma bertanya-tanya.
Mengapa tubuh wanita terus dieksplorasi?
Jika ingin bicara jujur, saya tidak peduli apakah asal-usul manusia itu memang apa adanya seperti ini atau berevolusi. Yang saya tahu–di dalam benak saya–adalah bahwasanya tubuh manusia itu indah. Dalam posisi saya sebagai pejantan, mustahil saya memuja-muja atau bahkan mengamati tubuh kaum saya sendiri, bukan? Maaf, saya masih normal. Hehehee…
Bukannya pikiran saya mesum atau sudah terkontaminasi erotisme dan sebangsanya. Jika Anda ingin mengecap saya begitu, silahkan. Saya cuma akan menyodorkan cermin saja, kok. Walau kitab susila dan religi masih tergeletak di sudut ruangan.
Mungkin mereka yang berkecimpung dalam dunia seni mempunyai pendapat berbeda dengan mereka yang bergelut dalam hiburan. Dan pasti berbeda jauh lagi dengan mereka yang sering menghabiskan waktunya untuk ritual religi. Tentu, jika menilik pada stigma negatif dari masyarakat umum, Anda mungkin seorang penikmat cerita seks, pecinta bokep, atau lebih eksrem lagi–berkecimpung dalam bisnis jualan daging. Dan Anda pun mempunyai opini dan pandangan tertentu mengenai pertanyaan itu, bukan?
Sebentar, saya tidak membatasi topik ini dengan memasang tameng anti-religi dan semacamnya. Sudut pandang apapun–termasuk religi–diterima secara terbuka di sini. Saya akan berusaha menanggapinya.
Mengapa tubuh wanita terus dieksplorasi?
Ada yang berminat menjawabnya?
PS: Eksplorasi? Kadang-kadang bisa sampai tahap eksploitasi, mungkin.
Pindah ke: GunawanRudy.COM, sila klik di sini!
cK 03:07 on 11.12.2007 Permalink |
vertamax…
cK 03:10 on 11.12.2007 Permalink |
kalau kata temen saya yang fotografer, karena tubuh wanita
ingin dimengertiitu seni.rozenesia 03:38 on 11.12.2007 Permalink |
@ cK: Cis, lupa install antivirusnya…
Kalu kata ente apa dong?
Kopral Geddoe 04:00 on 11.12.2007 Permalink |
Ente mau mengeksplorasi tubuh pria?
Didn’t know you swing that way…
antobilang 04:01 on 11.12.2007 Permalink |
karena memang tubuh wanita itu treasure island buat saya
Luce 04:04 on 11.12.2007 Permalink |
Gun, lo ternyata maen Yin-Yang Exchange Alternative juga ya?
pake gambarnya Sakurazuka Kaoru pas lagi mau……..
hehehehe, tapi gila juga lo Gun, kg cocok ama temanya, soalnya dia kan…….
ndak papa seh, tokh berapa banyak yang maen seh di sini?
btw, itu dialog dari Pathnya Saionji Kyoka ya?
pendapat gwa?itu karena dominasi lelaki. lelaki, pada dasarnya adalah lelaki.
tidak bisa disangkal bahwa mahluk bernama lelaki itu adalah mesum.
dan tentu saja sasaran kemesuannya adalah wanita.
pertanyaannya, kenapa lelaki bisa semesum itu, hingga mengakibatkan ppertanyaan Gun di atas?
jawabannya ada pada organ reproduksi kita (yep, biology time!!).
organ reproduksi wanita terdapat di dalam, sehingga wanita tidak gampang terangsang. ditambah lagi, sel telur wanita tidak setiap saat dihasilkan, sehingga gejolak seksual wanita biasanya tidak seganas lelaki.
sebaliknya, organ reproduksi pria terdapat di luar, mengakibatkan lelaki gampang terangsang. dan sel sprema lelaki setiap saat terus diihasilkan, membuat lelaki serasa ingin mengeluarkannya terus.
itulah alasan kenapa rata-rata lelaki lbih mesum dari wanita
fiuh, baru kl ini wa jd guru biologi
qzink666 04:05 on 11.12.2007 Permalink |
Karena dalam tubuh wanita terpancar wajah Tuhan..
cK 04:13 on 11.12.2007 Permalink |
*ngakak guling baca komen qzink*
calonorangtenarsedunia 04:13 on 11.12.2007 Permalink |
karena wanita itu makhluk yang indah namun tidak dapat melihat keindahan.
cK 04:15 on 11.12.2007 Permalink |
karena kalau tubuh pria yang di-explore, bisa-bisa yang ngelihat pada jadi bayut™ semua kekekeke…
rozenesia 04:17 on 11.12.2007 Permalink |
@ Kopral Geddoe: Enak aja…
@ antobilang: Sipp!1 Jawaban yang jujur.
@ Luce:
X-Change series kan seru…
Salah sendiri minum obat… ups…
Mana mungkin banyak yang amin. x-Change kan salah satu eroge yang lain dari eroge lainnya.
He? Ente hapal ya path-nya?
Hehheeee… Tumben ente bijak nan jujur gini.
Masa mau nyasar ke bayut?
Emang keyaknya benar juga sih..
Kesimpulannya ente ngecap ane mesum?
Wakakakaaa…
@ qzink666: Di tubuh pria ada juga apa ga?
rozenesia 04:19 on 11.12.2007 Permalink |
@ cK [1]: *sama*
@ calonorangtenarsedunia: Lha? Bisa melihat keindahan kok, kan (kayaknya)
sayapria juga indah di mana manita.@ cK [2]: Saya ogah nge-eksplorasi tubuh sesama pembatang.
celotehsaya 04:21 on 11.12.2007 Permalink |
kenapa wanita diekplorasi..??
karena saya lelaki tentunya…
rozenesia 04:36 on 11.12.2007 Permalink |
@ celotehsaya: Sippp!!!
Hanna 04:36 on 11.12.2007 Permalink |
Gun, kok jadi pengen tahu tentang wanita seh?
rozenesia 04:37 on 11.12.2007 Permalink |
@ Hanna: Entah ah. Nggak tau juga, apa karena naluri lelaki ini.
Hanna 04:42 on 11.12.2007 Permalink |
Karena tubuh wanita itu indah, mulus. Punya lekukkan yang… ehm…
Kalo pria kan ga punya lekukkan n jarang ada yang mulus, he he he.
Hanna 04:45 on 11.12.2007 Permalink |
Hi3…ternyata naluri lekaki kaya gito ya…
rozenesia 04:51 on 11.12.2007 Permalink |
@ Hanna [1]: *ngakak-sengakak-ngakaknya*
@ Hanna [2]: Kalau naluri wanita?
qzink666 04:53 on 11.12.2007 Permalink |
@rozenesia
Saya sendiri gak melihatnya. Mungkin CK ato COTS
dan para bayutmelihatnya?rozenesia 04:55 on 11.12.2007 Permalink |
@ qzink666: *nanya om anto, apa dia meliatnya*
sigid 04:58 on 11.12.2007 Permalink |
Karena memiliki “nilai jual” ?
“Nilai jual” dalam beragam bentuk.
*kalau alasan pribadi, karena suiiip banget ….
*
cK 05:00 on 11.12.2007 Permalink |
oh…jadi kamu ini lelaki??
rozenesia 05:00 on 11.12.2007 Permalink |
@ cK: ente sendiri apa coba?
@ sigid: Jual daging ya mas?
*dibunuh*
Sip, setujuh sama pendapat pribadi.
sigid 05:02 on 11.12.2007 Permalink |
Definitely ….
mutia 05:14 on 11.12.2007 Permalink |
wanita itu indah karena emang di Takdirkan indah dari Sang Pencipta.
Dan semua orang, tentunya menyukai keindahan.
Gw sie setuju bgt komennya Luce jawabannya ada pada organ reproduksi kita (yep, biology time!!).
organ reproduksi wanita terdapat di dalam, sehingga wanita tidak gampang terangsang. ditambah lagi, sel telur wanita tidak setiap saat dihasilkan, sehingga gejolak seksual wanita biasanya tidak seganas lelaki.
sebaliknya, organ reproduksi pria terdapat di luar, mengakibatkan lelaki gampang terangsang. dan sel sprema lelaki setiap saat terus diihasilkan, membuat lelaki serasa ingin mengeluarkannya terus.
itulah alasan kenapa rata-rata lelaki lbih mesum dari wanita
extremusmilitis 05:32 on 11.12.2007 Permalink |
porno…ini porno… *ngelaporin Gun ke Tim APP*
kalau dari sisi ke-dua belah pihak *halah* sebenar-nya perempuan juga meng-explorasi tubuh laki-laki kok (hayo pada jujur
), seperti laki-laki meng-explorasi tubuh perempuan…
hanya saja laki-laki mungkin lebih berani ngungkapin hal yang begini ini
nah, ngejawab pertanyaan-nya kalau menurut aku (IMHO):
karena tubuh wanita itu lembut atau mungkin ter-kesan lembut, tidak kasar seperti laki-laki, itu saja. (senada dengan Hanna)
coba deh bayangin mungkin tidak banyak laki-laki yang bakalan mau dengan perempuan yang ber-profesi jadi binaragawati kan?
Aku tidak, Kamu pasti mau Gun
suandana 05:32 on 11.12.2007 Permalink |
karena wanita itu sulit dipahami sifat dan kelakuannya, karena itu yang di-explore tubuhnya saja, yang lebih gampang buat dipahami… -_-
stey 06:41 on 11.12.2007 Permalink |
*ngakak guling2 baca semua komen diatas..*
lho itu serius ya?Hemm..ya karena wanita itu diciptakan penuh keindahan that’s all. Menurut cerita, naluri seni Tuhan tumpah ruah ketika menciptakan wanita..
eMina 06:57 on 11.12.2007 Permalink |
kejam
eMina 06:58 on 11.12.2007 Permalink |
pakailah perasaan
apakah kamu mau orang yang kamu cintai (ibumu, kakak perempuanmu, adikmu, pacarmu, atau siapapun) di eksplorasi?
Hanna 07:24 on 11.12.2007 Permalink |
Naluri wanita gimana ya? Hi3… mungkin pada saat tertentu juga akan memuji tubuh pria yang tegap, dan gagah. Idih… kaburrr ah. Malu2in.
sigid 07:48 on 11.12.2007 Permalink |
@ extremusmilitis
porno yah?
Horeee …… Horeeeee ……
@ rozenesia
Keep on your good work
anti 07:54 on 11.12.2007 Permalink |
wekeke,cewek ma sok, sok pake malu gak butuh..pdhl liat cowok six pack keliatan puser duh jujur deh deg2an bgt..*wuih, pake tahan napas, itung sampe 1000, baru bs ngomong eh nulis dink* tp kalo cowo nude emang gak keren sih, gak bikin penasaran gt, kalo half naked mah bibir dah gak tahan mo gigit2, gigitin tahu susur maksudnya dah seharian gak makan hehe *smbl tutupin muka pake bantal, merah padam nahan hasrat eh malu…
Ravelt 08:13 on 11.12.2007 Permalink |
‘Paan nih
Kenapa dieksplorasi? Gak tau juga deh
*padahal sendirinya cewek*
Mihael "D.B." Ellinsworth 09:12 on 11.12.2007 Permalink |
Sebetulnya, harusnya perempuan yang berpotensi mencari bagian sensual laki – laki lebih banyak. Tapi mengapa tidak demikian ?
Pikiran laki – laki lebih bermayoritaskan sex.
Sehingga laki – laki senang mencari bokep.
Kontras dengan perempuan yang sibuk dengan hal lain.
Sehingga fenomena eksploitasi perempuan jauh lebih banyak.
CY 09:25 on 11.12.2007 Permalink |
gimana kalo pria sekelas Shwarzenegger..?? kan banyak wanita yg explore juga tuh…
cK 09:38 on 11.12.2007 Permalink |
*nyari pria yang mau di-eksploitasi*
Bachtiar 10:04 on 11.12.2007 Permalink |
hahahaha……………. manusia kan punya nafsu …..
caplang™ 10:17 on 11.12.2007 Permalink |
aku takut tubuhku dieksplorasi kalo turing ke jogja
*digilass*
Sawali Tuhusetya 10:42 on 11.12.2007 Permalink |
Hahahaha
Pada era posmo ini, tubuh perempuan tidak hanya sekadar dieksplorasi, tapi dah masuk pada stasium eksploitasi. Mengapa mesti tubuh perempuan? Yak, pertanyaan ini sebenarnya dah lama muncul. Paling gampang jawabannya, yak, dalam tubuh perempuan tersimpan aura yang bisa membangkitkan gairah hedonis kaum lelaki. Coba bandingkan! Hehehehe
Tubuh perempuan pun kini dah masuk pada ranah kapitalisme. Coba lihat iklan2 di layar kaca! Nyaris semuanya memanfaatkan tubuh kaum perempuan untuk membangkitkan imaji2 hedonisme itu. Kalau diteliti, tubuh perempuan mana yang tidak menarik? Bagian2 yang sengaja disembunyikan pun justru malah dicari sampai pusing, kan?
marsitol 11:29 on 11.12.2007 Permalink |
sebenernya perempuan juga suka lihat tubuh perempuan juga kok. Untuk menilai2, membandingkan (bahkan ada yang mencoba copy paste) dll. tapi bukan untuk nyicipi lho…
Uchiha Miyu 12:43 on 11.12.2007 Permalink |
………
*injek2 gun*
nieznaniez 15:18 on 11.12.2007 Permalink |
karena wanita itu indah…
saRe' 16:32 on 11.12.2007 Permalink |
karena tubuh wanita itu, memiliki “sesuatu” yang membuat yang melihat jadi terpesona / diam / terpana/ bengong
rozenesia 18:41 on 11.12.2007 Permalink |
@ sigid [1]: Rite, fella.
@ mutia: Hooo… *manggut-manggut* Saya kan kecil, jadi masih polos. :blush:
@ extremusmilitis: Laki-laki emang lebih berani dan terang-terangan sih.
…saya sih maunya kalau sesuai selera saya.
@ suandana: Sulit memahami perasaan, tubuh jadi pelarian.
@ stey: Wah, Tuhan emang maha segalanya, naluri seni pun ada.
@ eMina: Heheheee… Pertanyaan klise.
…saya bangga kakak perempuan saya jadi model.
@ Hanna: Bener, saat-saat tertentu pasti muji cowok kayak saya.
@ sigid [2]: Show must go on!
@ anti: Hihihiii… Kejujuran yang patut sangat dihargai.
*berpose half-nude*
@ Ravelt: Ini, filsafat non.
@ Mihael “D.B.” Ellinsworth: Heheheee… Sumpah, aku jarang banget masuk tahap eksploitasi. Baru eksplorasi doang.
@ CY: Ah, jangan jauh-jauh, sekelas aku aja banyak kok.
@ cK: Sini… Sini…
@ Bachtiar: Tapi nafsunya kudu dimanajemen.
@ caplang™: Para bayut siap mengeksplorasi lho.
@ Sawali Tuhusetya: Yup, kapitalisme berbau sensualitas yang dipancarkan dari tubuh-tubnuh itulah komoditi dagang yang laris manis.
@ marsitol: Kontes gitu?
@ Uchiha Miyu: Apa salahku coba?
@ nieznaniez: Same here, milady.
@ saRe’: Apa aku terpesona / diam / terpana/ bengong melihatmu, sayang?
saya 19:53 on 11.12.2007 Permalink |
ahh entry ini hanya upaya pengecohan supaya mbak rose ndak dianggep bayut aja…
rozenesia 19:57 on 11.12.2007 Permalink |
@ saya: Hush! Tau apa kamu hah!?
saya 21:30 on 11.12.2007 Permalink |
@ eMina :
ya bagus dunks…kalo ibu saya ndak pernah diekspolari gimana saya bisa lahir..??
dari batu..??
Kopral Geddoe 00:40 on 11.13.2007 Permalink |
@ atas
lagi males login 01:04 on 11.13.2007 Permalink |
Sebenarnya baik pria maupun wanita bisa di eksplorasi, tapi berhubung saya pria maka tubuh wanitalah yang menarik minat saya untuk mengeksplore lebih jauh.
annots 04:17 on 11.13.2007 Permalink |
Kalo bumi kita ini cewek apa cowok? Kok banyak yang bilang bumi kita dieksplorasi berlebihan?
alex 05:13 on 11.13.2007 Permalink |
@ annots
Seringnya bumi ini dianggap cewek. Maka ada sebutan Mother Nature gitu
Masalah eksplorasi tubuh wanita ini bukan cuma keprihatinan kaum feminis semata lho,
GunRoze. Dari sudut religi ada juga larangan untuk eksplorasi tubuh wanita ini. Tapi pada akhirnya kan kembali pada pria dan wanita itu sendiri.Lha, yang pria senang eksplorasi dan yang wanita juga suka dieksplorasi…
Cianjur jangan ancur « Satu langkah 05:17 on 11.13.2007 Permalink |
[...] yang primitif dan kemana-mana tidak berpakaian menjadi hal yang wajar? Apa ini juga bagian dari ekspolari tubuh? Apa mau kita kembali ke jaman seperti dalam foto yang saya dapet milist sekolah saya [...]
rozenesia 07:02 on 11.13.2007 Permalink |
@ saya:
@ Kopral Geddoe:
juga…
@ lagi males login: Yup, pria memang lebih berani.
@ annots: Femaleee!! Mother Earth…
9
@ alex: Emh, tameng religi nggak cukup kuat untuk memahan nafsu eksplorasi ya.
Hehehee… Tau saja saya suka mengeksplorasi.
Rizma 07:09 on 11.13.2007 Permalink |
kenapa harus dieksplorasi?
for the sake of medical knowledge?
alex 07:28 on 11.13.2007 Permalink |
@ roze
Ah… itu kan
priawimanusiawiGun. Tapi… mbak roze kok sukanya eksplorasi cewe sih?*curiga*
Rystiono 07:35 on 11.13.2007 Permalink |
Siapa bilang yang diexplore cuma wanita?
Di luar negeri ada loh majalah untuk wanita (dan gay juga) yang mengexplore laki-laki.
Karena mungkin budaya kita menganggap laki2 nggak cocok aja diexplore (lagian, sapa yang mo liat?)
^_^
Nathania 08:54 on 11.13.2007 Permalink |
hayooo2.. yang ‘mengeksploitasi’ insyaf2… ^^
explorasi? hmmm… sebagai kaum hawa saya golput.. wakakakakakk..
Bundamu 09:11 on 11.13.2007 Permalink |
Gambarnya itu looooh…
tukangkopi 09:41 on 11.13.2007 Permalink |
“kenapa tubuh wanita terus dieksplorasi?”
yah..karena mereka yang terus mengeksplorasi tubuh wanita belum merasakan bagaimana nikmatnya mengeksploitasi.
*dilempar monitor*
Mas..mas..maaf ya, saya baru bikin blog, nggak nyangka tag-nya mirip banget. Tapi udah saya ubah kok. Takutnya udah sempet mampir trus dikira saya nyontek.
*Kege-eran*
brokencode 10:12 on 11.13.2007 Permalink |
mauuuuu …
maksudnya … itulah konsekuensi teknologi
anti 12:44 on 11.13.2007 Permalink |
roze dah kutungguin ni pose nude loe, mana atuh, buruan
*
*ngelap iler, mata membesar, si roze seberapa ya anunya, anunya apa hayo
steax 13:33 on 11.13.2007 Permalink |
Lebih tepatnya, kenapa wanita kurang suka mengeksplorasi tubuh pria? Malu, atau karena memang nggak ada apa-apa buat dieksplorasi? Nah lho!
Dream Maker 14:03 on 11.13.2007 Permalink |
Anoo… Sori nih kalo konyol pertanyaannya
Maksudnya ‘dieksplorasi’ itu apaan yah?
[sumpah, gak tau]
antobilang 20:09 on 11.13.2007 Permalink |
gun, masih ingat foto SPG yang kita jepret semalem?
cahaya itu…
saya 21:29 on 11.13.2007 Permalink |
….
*baca komen diatas*
dasar mesum
*bisik-bisik ke anto, kirim ke e-mailku yak*
goop 01:15 on 11.14.2007 Permalink |
Setuju dengan paman sawal, ketiak wanita telah masuk wilayah komersialisme
Ada kebutuhan dipuaskan
Ada kebutuhan lain, sehingga
harusmemuaskanMakin tidak jelas saja, kebutuhan-kah?? keinginan-kah??
Fortynine 05:46 on 11.14.2007 Permalink |
Mungkin karena dagingnya lebih banyak daripada laki laki. (daging yang nyantol di dada maksudnya)
rozenesia 08:35 on 11.14.2007 Permalink |
@ Rizma: Nope, sis. But for the sake of lust.
@ alex: Lebih menjijikkan mana pejantan eksplorasi pejantan, atau cewe eksplorasi cewe hayoooo?
@ Rystiono: Yang mau liat cewe tuh? Tapi malu-malu mau kayaknya.
@ Nathania: Ampuuun… Saya baru tahap eksplorasi…
@ Bundamu: Kenapaaaa?
@ tukangkopi: Saya sudah mengeksploitasi belum ya?
Eh, selamat deh. Tagnya mirip ga apa kok. Kan free.
@ brokencode: Ndak ada teknologi pun oke. *ngebayangin pakaian zaman kerajaan dolo*
@ anti: … *shock*
@ steax: Lha? Tubuh cowok kan haibat!!
Cuma saya ogah eksplorasi.
@ Dream Maker: Dijamah, dirabaaaa…

*dilempar kulkas*
Nggak kok, becanda…
Mengetahui seluk beluknya doang acho~
@ antobilang: Masihhh dong~ Mintaaa~
Surga diantara kedua paha…~ Nyaaa~
@ saya: Ke e-mailku jugaaa~
@ goop: Kombinasi kebutuhan dan keinginan bagi saya, om.
@ Fortynine: Tapi saya ogah sama daging yang dijual, acho.
saRe' 12:35 on 11.14.2007 Permalink |
@ sayang
Ah sayang, jadi maluu
rozenesia 12:37 on 11.14.2007 Permalink |
@ saRe’: Masa sih sayang?
morishige 13:19 on 11.14.2007 Permalink |
karena wanita itu indah..

tidak hanya fisiknya, jiwanya juga indah..
*galz, give me applause..!! yhuhuhu
wah, kalo menurut gw sekarang itu yang paling banyak terjadi itu eksploitasi.. penjamahan…
buktinya, semakin banyak penjahat kelamin, kan??
rozenesia 13:21 on 11.14.2007 Permalink |
@ morishige: heheheee… Saling sharing terbuka aja mas, eksplorasi abis dah.
Eh, saya sih baru eksplorasi ahco. *lugu*
dobelden 13:59 on 11.14.2007 Permalink |
jawabnya : karena ada pusat studi wanita…(PSW)
dobelden 14:01 on 11.14.2007 Permalink |
wanita selalu berteriak emansipasi dan tak mau di jadikan objek.. nah klo ada PSW… brarti dah menjadikan mereka sendiri sebagai objek…
yg namanya objek mo di “me” atau di “di” (halah ribet) harus mau..
hehe… Pisss ahh…
:ngacir:
Lemon S. Sile 17:57 on 11.14.2007 Permalink |
saya ambil sudut pandang senang-senang…
Emm, menurut saya sih kenapa tubuh wanita dieksplorasi… ga harus ah. Saya justru malah bingung kalo disuruh/dikasih pertanyaan begitu. Tapi yah kenapa dieksplorasi karena biasanya secara fisik laki-lakikan lebih kuat jadinya ibarat perang aja.
Tapi saya pribadi kalau begitu sih paling hanya untuk rasa ingin tahu bagaimana.
rozenesia 02:17 on 11.15.2007 Permalink |
@ dobelden [1]: Pusat studi pria ada om? PSP eh, kok kayak Playstation Portable ya…
@ dobelden [2]: Ahahahaaa… Mau nggak mau ya begitu. Semuanya bisa jadi subjek, atau objek lho, btw.
@ Lemon S. Sile: Rasa ingin tahu bagaimana apanya? bentuknya? prosesnya?
morishige 03:34 on 11.15.2007 Permalink |
gw malah belum eksplorasi sama sekali..
*serius neh..
kan gw lugu…
haha..
rozenesia 03:42 on 11.15.2007 Permalink |
@ morishige: Lugu dari Sarkeeemmm?
morishige 03:44 on 11.15.2007 Permalink |
eksplorasi kan udah ada kontak langsung tuh..
gw baru sebatas melihat dari tabung katoda…
morishige 03:46 on 11.15.2007 Permalink |
*pura-pura bego
apaan tuh sarkem??
rozenesia 03:46 on 11.15.2007 Permalink |
@ morishige: Ohohohooo…
*dibunuh istri*
morishige 03:50 on 11.15.2007 Permalink |
*sambil baca FHM
GW ANTI PORNOGRAFI
rozenesia 03:53 on 11.15.2007 Permalink |
@ morishige [1]: Lha? Bukannya tongkrongan ente?
*dibakar*
@ morishige [2]: *nyodorin FHM edisi spesial yang 100 wanita tercantik*
morishige 04:19 on 11.15.2007 Permalink |
*membakar
*suara api yang membakar terdengar merdu
*menerima dengan tangan terbuka
rozenesia 04:28 on 11.15.2007 Permalink |
@ morishige: *lempar pake DVD Miyabi*
Tito 04:45 on 11.15.2007 Permalink |
Dari buku “why men don’t listen and women can’t read map”… Dalam soal seksualitas, laki2 lebih terangsang secara visual ketimbang wanita, itulah sebabnya acara miss universe laku keras sementara acara mister universe nggak laku
rozenesia 09:15 on 11.15.2007 Permalink |
@ Tito: Hahahaaa… Dan wanita nggak berani terang-terangan juga kan, suhu?
vino 04:12 on 11.16.2007 Permalink |
pornorapi lebih banyak lho, kalo kita tawu !
rozenesia 04:15 on 11.16.2007 Permalink |
@ vino: Apa itu pornorapi?
eMina 06:00 on 11.16.2007 Permalink |
@deBe
betul juga
@rozebud
walaupun kelihatannya klise, tapi memang begitu kan?
dan jika pertanyaan roze adalah : “MENGAPA TUBUH WANITA HARUS DIEKSPLORASI?”
mengapa pertanyaannya “harus”? mengapa tidak “mengapa tubuh wanita dieksplorasi?”
sebab mina pikir, fisik perempuan itu tidak harus dieksplorasi. tidak harus. baik oleh dirinya ataupun apalagi kaum laki -laki. semuanya bergantung pada wanita itu sendiri.
KECUALI TENTUNYA OLEH SUAMINYA
@saya
ya iyalah saya ga muncul dari batu. tapi ibu saya dieksplorasi sama ayah kan? oleh suami kan? jadi ga apa -apa.
rozenesia 06:08 on 11.16.2007 Permalink |
@ eMina: Bagi saya, kudu dieksplorasi. Tapi nggak harus generalisasi kok. Ada beberapa saja..
Pertanyan saya “terus”, bukan “harus”…
eMina 06:46 on 11.16.2007 Permalink |
@abu onta
klo gitu, abu nikah dulu deh. setelah itu ga ada hambatan kan?
tetap saja abu, meski ga generalisasi, mina ga tega melihat kaum perempuan dieksplorasi, dieksploitasi, dan kawan2nya lah.
meksi kaum hawa itu indah, tapi keindahannya bukan untuk dinikmati dengan bebas begitu saja.
rozenesia 07:11 on 11.16.2007 Permalink |
@ eMina: Sebenarnya eksplorasi itu kembali ke persepsi saja. nJika ada sinkronisasi antara yang mengeksplorasi dan dieksplorasi, apa lacur? Saya nggak mengurusinya.
Baidewei, nama ane rozenesia, bukan Abu Onta.
eMina 07:47 on 11.16.2007 Permalink |
o gitu.
laki laki ya.
iya,anda rozebud bukan abu onta.
rozenesia 07:50 on 11.16.2007 Permalink |
@ eMina: Bukan karena laki-laki, tapi karena persepsi setiap orang emang beda.
eMina 08:31 on 11.16.2007 Permalink |
iya, iya.
you know what you do.
rozenesia 08:33 on 11.16.2007 Permalink |
@ eMina:
eMina 09:16 on 11.16.2007 Permalink |
rozenesia 09:25 on 11.16.2007 Permalink |
@ eMina: *tabur garam* (ikutan brother)
saya 11:20 on 11.16.2007 Permalink |
wah kalian mesra sekali…
IMO segala bentuk perhatian terhadap wanita itu bisa disebut eksplorasi…apalagi kalo perhatian itu bertujuan untuk mendapatkan sesuatuy, sekedar informasi ataupun tanda kutip…
itu eksplorasi ya abu…
endjivanhouten 22:38 on 11.16.2007 Permalink |
masalah hormon.
cewe kalah hormon ma cowo.
makanya cowo jadi hornian.
yang saia heran kok makin banyak wanita yang mau di eksplorasi y..
ato malah di eksploitasi?
ga di barat, ga disini..negeri setimur indonesia.
eMina 01:27 on 11.17.2007 Permalink |
@ rozebud
@saya
*GUBRAK*
@endjivan
kemungkinan, karena banyak wanita yang berpikirn bahwa mengeksplorasi atau mengeksploitasi dirinya (secara fisik) adalah bagian dari ekspresi seninya atau ekspresi jiwanya. juga rasa malu yang sudah terkikis. atau mungkin bisa juga karena masalah ekonomi.
bagi saya, klo ada seorang wanita yang disiul -siul -i sama laki -laki (untuk menggoda), itu amat melecehkan.
Surya 05:23 on 11.17.2007 Permalink |
Busseet komen nya banyak bener!! Kenapa tubuh wanita dieksporasi? Karena banyak yang menganggap indah. Karena itu banyak yang nyari. Klo nggak ada yang anggep indah, ya nggak mungkin dicari. Orang kan maunya yang indah2x, enak2x, asik2x, nyaman2x. Ooooohh it’s soo goood
Abu Onta Al-Lesehanhallalantayyibanny 13:44 on 11.17.2007 Permalink |
@ saya: *tabur garam*
@ endjivanhouten: Heheheee… Makin lama makin banyak kah om?
@ eMina: *tabur garam*
Pandangan tiap pria dan tiap wanita kan beda, IMO.
@ Surya: Can’t agree anymore, sir.
Lemon S. Sile 17:13 on 11.18.2007 Permalink |
Rasa ingin tahu apa yang terjadi dan apa itu sebenarnya.
Saya ga terlalu paham realita duniawi sih.
mardun 19:41 on 11.18.2007 Permalink |
bedanya eksplorasi sama eksploitasi apa mas?
*OOT*
*serius*
mungkin karena wanita lebih banyak dari laki-laki, jadinya lebih bisa dijadikan bahan pengamatan untuk eksplorasi
rozenesia 01:11 on 11.19.2007 Permalink |
@ Lemon S. Sile: Kalau begitu, berpikirlah. Nikmati prosesnya. Jangan pikir hasilnya.
@ mardun: Bedanya? Pikir sendiri..
Iya juga ya, kuantitasnya sih banyakan cewe.
Toga 04:59 on 11.19.2007 Permalink |
tidak ada objek yang bisa menyebabkan kekaguman begitu intens bagi pria, kecuali tubuh wanita.
for me, it’s the most beautiful creature god ever create!
rozenesia 05:02 on 11.19.2007 Permalink |
@ Toga: Saya sangat sependapat, bung!
*bela diri*
j4p 08:50 on 11.21.2007 Permalink |
SOry, oot neh..
Siapa bilang cewek ndak suka exploarasi tubuh cowo.
Coba tebak, bagian mana yg sering di explore?
PANTAT!! yup!
Tidak seperti yang cowo sangka, bukan six pack perut atau otot trisep / bisep.
Bagi yang cewe… bener tidak????
hua ha ha
rozenesia 08:55 on 11.21.2007 Permalink |
@ j4p: Masa sih?
Lemon S. Sile 09:22 on 11.23.2007 Permalink |
@Guru:
Ah, kalau tidak memikirkan hasilnya nanti repot biayanya…
rozenesia 10:54 on 11.23.2007 Permalink |
@ Lemon S. Sile: Biaya apa?
O.ooo… Beli daging?
endjivanhouten 01:45 on 11.29.2007 Permalink |
wanita kadang susah dimengerti …
????
william_clive 14:32 on 12.01.2007 Permalink |
yah,dan kadang2 berlindung dibalik common sense yang ada…
ingin selalu diperhatikan,dilindungi, yah memang kehormatan dan harga seorang lelaki dapat dinilai dari bagaimana lelaki tersebut memuliakan perempuan…
di sisi lain perempuan yang ga’ menganggap lelaki sebagai manusia juga banyak kok…
liciknya perempuan,ngambil terlalu banyak manfaat dari kelemahan laki-laki…yang menganggap diri mereka begitu berharga…
rozenesia 00:58 on 12.05.2007 Permalink |
@ endjivanhouten: Kadang sih…
Ga selalu kan?
@ william_clive: Senpai cerita pengalaman pribadi ya?
hariadhi 09:23 on 12.16.2007 Permalink |
Eleven Minutesnya Paolo Cuelho mungkin bisa ngasih jawaban, mas, eh mbak (yang bener yang mana?)
rozenesia 16:45 on 12.19.2007 Permalink |
@ hariadhi: Masa sih? Terserah ah panggilannya.
WHAT THE FU*beep* IS THIS??? « Celoteh Bebek Jamuran… 14:24 on 12.24.2007 Permalink |
[...] Berikut adalah bukti kebanciannya: Puki: Hai… Eke Puki… Mau eke kerimbat Oom? Ato Oom mau eke gerayangi? [...]
I Have Lost My Religion « all hail rozenesia™ 19:03 on 12.28.2007 Permalink |
[...] Aku mulai gundah lagi. Gundah dan kecewa akan sebuah empati yang buta. Apakah aku tak menghargainya? Aku tak tahu. Bercelotehlah sesukamu, dan matilah aku! Walau setelahnya aku diterbangkan dalam hakikat tubuh wanita. [...]