
Sebenarnya sudah sejak lama ada niat untuk merilis tulisan ini. Tapi seperti biasa, karena satu dan lain hal, maka tulisan ini terus menerus tertunda. Dan memang, masih jauh dari bagus karena penelitian yang saya lakukan tidak berjalan mulus, salah satunya karena faktor waktu yang hanya sedikit jatahnya. Baiklah, sebelum ocehan akan melantur ke kiri-kanan-atas-bawah selangkangan, kita mulai saja tulisan ini.
Oh ya, sebelum semuanya terlambat, saya cuma ingin bilang kalau berhati-hati saja dengan fast-reading, karena poin-poin yang saya kumpulkan saya distribusikan ke dalam beberapa bagian, yang tentunya berbeda satu sama lainnya. Belum lagi konotasi dan kata-kata bersayap yang banyak diumbar. Yah, hati-hati saja dengan jebakan fenomena curhat.
Bagian I: Wanita yang berbeda satu sama lainnya
Wahai kalian kaum Adam… Siapa bilang wanita itu sama? Siapa bilang semua wanita suka dengan pujian gombal yang disertai dengan bunga mawar? Siapa bilang semua wanita yang jika diam itu berarti tandanya setuju? Karena wanita itu berbeda satu sama lainnya, kawan…
…begitu juga halnya dengan blogger.
Blogger juga berbeda satu sama lainnya. Dari soal dekorasi blog hingga gaya penyampaian pesan. Gaya penyampaian pesan ini terbagi lagi, yaitu: penyampaian melalui media entry blog dan penyampaian melalui media comment box. Ada blogger yang mengetik tulisan-tulisan yang lumayan panjang namun lugas, ada blogger yang bisa menghasilkan artikel-artikel dalam ruang lingkup yang sama dengan teratur, ada blogger yang menulis sesuka hati, ada blogger yang kejar setoran karena tuntutan profesi, ada blogger yang menulis dengan gaya satir dan sarkas, ada blogger yang menulis tulisan bernada persuasi, hingga ada pula blogger yang menulis tulisan pendek ora mutu entah apa tujuannya. Ada pula yang memaparkan komentar sepanjang jalan kenangan, ada yang kadang Out-of-Topic, bahkan nyampah, ada yang serius, dan ada pula yang main-main. Sebenarnya masih banyak lagi, saya hanya memaparkan sedikit di antaranya saja.
Dan kini apa yang dibahas? Menilai, ya. Manusia memang hampir tidak pernah terlepas dari nilai, entah itu nilai akademis atau penilaian terhadap manusia lain. Tapi sayangnya saya tidak membahas nilai akademis, melainkan penilaian terhadap objek hidup, yaitu manusia blogger lain.
Penilaian yang bersifat subjektif memang tidak bisa dihindari. Namun kadang itu diperlukan juga, siapa tahu. Sadar atau tidak sadar, mungkin kita akan menilai blogger yang menulis entry-entry panjang di blognya dengan gaya bahasa formal dan serius atau yang menyumbangkan komentar serius sepanjang jalan kenangan sebagai orang yang, misalnya, dewasa, serius, punya pengetahuan dan wawasan yang luas. Sebaliknya, kepada blogger yang saban hari bercurhat ria di blognya, nyampah komentar di mana-mana, mungkin kita menilai ia sebagai orang yang easy-going, menulis sesuka hati, dan lain-lain. Tapi penilaian itu subjektif dan relatif, karena itu tidak semua penilaian kepada seorang blogger itu sama.
Bagian II: Wanita yang sulit dimengerti
Kadang wanita tidak mudah untuk dimengerti. Entah karena kemisteriusannya. Diam ataupun tidak, keras atau lembut, wanita tetap sulit dimengerti. Blogger pun begitu, entah ia menulis sepanjang skripsi, sesingkat pantun, atau apa pun. Kita memang secara sadar atau tidak, pasti mungkin menilai, apakah secara apa yang langsung kita lihat, atau prediksi berdasarkan aksi–dalam hal ini entry dan komentar.
Bisakah dengan mudahnya kita menilai blogger yang menulis entry maupun komentar yang bernada formal dan serius sebagai pribadi yang serius juga? Oh, mudahnya saja begini: bisakah kita menilai blogger yang meneriakkan idealismenya di blog dengan segala macam kritik, komentar, dan lainnya yang ditujukan kepada pemerintah sebagai orang yang mempunyai kepedulian sosial yang tinggi? Pendapat pribadi saya, tidak bisa secara mudah. Mengapa? Sedikit skeptis memang, tapi berpatokan kepada sebuah kalimat yang berbunyi: “On the internet, nobody knows you’re a dog.”. Dan bagi saya pribadi, kepercayaan ditumbuhkan dari sikap skeptis.
Jadi, kembali kepada gaya masing-masing blogger, apapun itu, apakah ia sarkastik, hiperbolik, dan lain-lain, tetap saja tidak mudah untuk dimengerti begitu saja. Kita tentu tidak bisa mengetahui apa yang ada di benak orang lain bukan? Apakah ia mencurahkan semuanya ke dalam curhat, siapa yang tahu di balik itu ia sedang melakukan kritik sosial? Atau ketika ia menuliskan artikel yang ckup menggebu-gebu akan idealismenya, siapa tahu itu hanya media cari muka? Bukannya hendak berprasangka buruk dahulu, tapi ini masalah menilai dengan bijaksana tanpa langsung mengecap.
Bagian III: Wanita yang belum bisa dimengerti
Apapun yang pria lakukan, apakah ia membelikan seorang mobil mewah untuk seorang wanita, apakah ia rela puasa tujuh hari tujuh malam, belum tentu itu bisa memuaskan wanita tersebut, dalam hal ini bisa mengerti wanita itu. Apakah ini juga berlaku untuk blogger?
Entah, saya tidak tahu.
Jadi sebenarnya apa yang diinginkan oleh seorang blogger? Merujuk kembali pada Bagian I, tiap blogger itu berbeda-beda, jadi sudah barang tentu apa yang diinginkan seorang blogger juga berbeda satu sama lainnya. Tapi saya yakin mayoritas blogger ingin dimengerti. Entah melalui cara apa, apakah dengan tulisannya yang dibaca banyak orang, tulisannya dikomentari banyak orang, tulisannya nongkrong di papan atas BOTD, atau hal lainnya. Eh, bisa juga dengan apa yang ia sampaikan–terlepas dengan cara apa, baik secara satir, atau blak-blakan–bisa dimengerti oleh pembaca dan komentator. Yang jelas, menurut pendapat saya blogger memang ingin dimengerti. Meskipun ada juga yang cuek-bebek dengan keinginan untuk dimengerti.
Realitanya memang, bagi saya, kebanyakan blogger belum bisa dimengerti. Apakah itu blogger yang mengungkapkan suaranya secara tersirat maupun tersurat. Mengapa? Ada banyak faktor. Entah itu kebiasaan fast-reading, hingga kebiasaan tebar pesona komentar di mana-mana yang bersifat kejar setoran. Tapi, entahlah…
Bagian IV: Wanita yang kembali ke rumah orangtuanya
“Pulangkan saja aku ke rumah orangtuaku…!”
Yang namanya manusia blogger itu heterogen, jadi pendapat ini pun hanya pendapat pribadi yang tentu saja bisa bertentangan dengan pendapat manusia blogger lain.
Pindah ke: GunawanRudy.COM, sila klik di sini!
caplang™ 11:06 on 12.07.2007 Permalink |
pertamax?
bacanya ntar
Uchiha Miyu 11:07 on 12.07.2007 Permalink |
keduax
antobilang 11:08 on 12.07.2007 Permalink |
he, artikle ini mo ngomong tentang apa sih?
nggak paham
caplang™ 11:21 on 12.07.2007 Permalink |
bahkan dng perempuan (saya lebih suka istilah ini dibanding wanita) yg saya nikahi pun selalu masih ada misteri yg tersisa
justru di situ gregetnya… menggali sedikit demi sedikit
supaya selalu ada hal baru dalam mengerti blogger eh perempuan
btw, bagian iv itu lirik lagunya betharia sonata yak?
kalo ga salah judulnya ‘hati yg luka’
yg sempet dilarang beredar sama pak harmoko
Uchiha Miyu 11:25 on 12.07.2007 Permalink |
Siapa nih yg di serang?
goop 11:25 on 12.07.2007 Permalink |
analogi yang bagus…
wanita dan blogger
ternyata mirip ya
Zazi 11:26 on 12.07.2007 Permalink |
jadi inget lagunya ada band
Bachtiar 11:45 on 12.07.2007 Permalink |
gunawan rudy is ada band banget…
almascatie 12:05 on 12.07.2007 Permalink |
dan terbuka semua kisah hiatus kemaren
Cynanthia 12:36 on 12.07.2007 Permalink |
Saya termasuk dalam bagian I-III, yang tidak (atau belum dimengerti), bahkan oleh diri saya sendiri. Saya berbeda karena saya ini agak kasar (maklum, mantan tukang pukul pas kelas 2 SMP
), saya tidak bisa dimengerti karena saya memang sulit dimengerti, dan saya belum dimengerti karena saya belum punya waktu untuk membuat diri saya dimengerti
.
Kayaknya nggak nyambung ya
steax 12:36 on 12.07.2007 Permalink |
Dan yang pasti di dunia blog yang serba anonymous (walaupun nggak se-anonymous forum dsb), orang di blog nggak akan segan-segan mengeluarkan perasaannya semurni-murninya… Sama seperti wanit kalau memang sedang marah akan membombardir sang lelaki.
rozenesia 12:44 on 12.07.2007 Permalink |
@ caplang™ [1]: …
@ Uchiha Miyu [2]: Balas dendam ya?
@ antobilang: Pantes om ndak dapet cewe…
@ caplang™ [2]: Jadi, masih belum bisa mengerti kebanyakan blogger?
Baidewei, di sini emang banyak lirik…
@ Uchiha Miyu [2]: *siul-siul*
@ goop: Analogi super ngaco, ah om.
@ Zazi: Engkau juga suka he?
@ Bachtiar: Bukannya Kangen Band banget?
@ almascatie: Jadi apa kesimpulan om?
@ Cynanthia: Ingin saya mengerti?
@ steax: Wah, ente banyak pengalaman ya…
steax 12:51 on 12.07.2007 Permalink |
Hussshhh, jangan sampai ketahuan yang lain.
Tapi memang sih, banyak orang yang belum bisa menerima keberadaan para blogger. Saya banyak sekali ditanyai, untuk apa saya memiliki blog. Dan jika mengajak orang membuat blog, alasan nomer satu adalah “malas”. Bagi saya, blog itu adalah eksistensi saya di dunia maya yang melebihi keberadaan di forum-forum atau komunitas lainnya – satu bagian kecil dari dunia ini yang saya tempati, hehe.
almascatie 12:55 on 12.07.2007 Permalink |
lha itu kan sudah jelas.. kesimpulannya adalah judul post ini?
kayakna gun kaw ikut anto aja deh… kata dia mengerti lelaki lebih gampang dari pada mengerti wanitah
rozenesia 12:59 on 12.07.2007 Permalink |
@ steax: Masalahnya, blog itu adalah rumah pribadi. Beda sama forum atau komunitas yang bukan rumah pribadi. Tapi masalahnya, di rumah pribadi itu ada penunggunya….
@ : ….
Cis… Terus yang Fak. Sastra Mesin?
Luce 13:03 on 12.07.2007 Permalink |
LO LAGI kesambet apaan seh Gun?
kok tiba2 ngomong soal perempuan?
trus kok Ava lo brubah jadi Minami? apa ini akhirnya lo dah nonton Lucky Star?
dah nonton Clannad lom?
chiw mau pergi 13:13 on 12.07.2007 Permalink |
hwa… kaLena wanita ingin dimengeLti ya?
ehem ehem… peLLu saya koLeksi sedikit…
sebeneLnya, ini mau mbahas cewek apa BloggeL sih Loze?
beLaLti, ini sama dengan kaLena BloggeL ingin dimengeLti, gitu ya Loze?
chiw mau pergi 13:16 on 12.07.2007 Permalink |
saya endak fast Leading lho…
saya juga ndak kejaL setoLan, coz saya emang bukan sopiL angkot, atau metLomini…
cuma saya emang kuLang ngeLti maksut tulisan dik Loze…
danalingga 13:17 on 12.07.2007 Permalink |
Ah, diri sendiri saja saya tidak mengerti sepenuhnya, apalagi mahluk yang di sebut perempuan itu. Ampun deh.
Tapi entah kenapa saya kok tetep suka menikmatinya ya?
danalingga 13:18 on 12.07.2007 Permalink |
Eh, btw kok misteri bloger jadi mirip misteri pada wanita ya? Apa dengan ngeblog maka bloger bersifat wanita?
*berpikir untuk berhenti ngeblog*
Bundamu Nak 13:18 on 12.07.2007 Permalink |
bolehkah Bunda hetLik disini Sayang?
jaga diLi baik baik, take caLe…
jaga Lumah, jangan sampe ada pencuLi atau Lampok nyelonong masup…
oke…?
Bunda peLgi dulu ya Nak… mo kopdaL sama anak2 suLabaya…
Bundamu Nak 13:19 on 12.07.2007 Permalink |
aaaaaLLLLhhhggg…
Danalinggaaa!!!!


kaaaauuuU!!!
tak ada jatah untukmu malam ini!
rozenesia 13:27 on 12.07.2007 Permalink |
@ :
@ Luce: Sialan… Kok malah dibilang kesambet…
Eh, udah dari dulu lagi nikmatin Raki Suta~
@ chiw mau pergi [1]: Ini nggak ngebahas cewe, acho…
@ chiw mau pergi [2]: Walah, wanita malah ndak ngerti… T_T
@ danalingga [1]: Setubuh dengan ‘menikmati’.
@ danalingga [2]: Mirip wanita? Udah ada korbannya kok..
@ Bundamu Nak [1]: *tertawa melecehkan*
@ Bundamu Nak [2]:
Cynanthia 13:27 on 12.07.2007 Permalink |
Kayaknya kok nih topik ngelantur yah…
rozenesia 13:30 on 12.07.2007 Permalink |
@ Cynanthia: … Kayaknya.
bayu 13:30 on 12.07.2007 Permalink |
sebenarnya wanita tidak ingin di mengerti,..
hanya saja, kami kaum adam mikir mereka ingin,..
rozenesia 13:37 on 12.07.2007 Permalink |
@ bayu: Yaaa… Ya… Yaaa..[1]
[1] celo’s words
abee 14:01 on 12.07.2007 Permalink |
lha kok sama
Pernah mengecewakan or dikcewakan???
cK 14:01 on 12.07.2007 Permalink |
wuaduh…puanjaanng!!
ngabsen dulu. bacanya ntar. capek nih baru pulang gawe…
alex 14:07 on 12.07.2007 Permalink |
Ini Betharia Sonata?
Dih… muda-muda selera musiknya zona 80-an juga
*disambit sendal*
Xaliber von Reginhild 14:22 on 12.07.2007 Permalink |
Tulisan analogi?
Yeah, internet lies.
morissupersaiya™ 18:26 on 12.07.2007 Permalink |
hohoho…
menganalogikan wanita dengan blogger..
hm.. gw blogger yang bagaimana, ya??
morissupersaiya™ 18:28 on 12.07.2007 Permalink |
hmm… dan kekna blogger juga banyak yang sensitif. seperti wanita..
-no offense, sisters-
rozenesia 20:22 on 12.07.2007 Permalink |
@ abee: Sama apanya?
Ini kan analogi.
@ cK: Ini sudah disingkat, mbak. Harusnya rilisnya besok, biar lebih panjang lagi.
@ alex Lha? Ane kan fans the Beatles dan Queen.
@ Xaliber von Reginhild: Cuma segini?
Padahan saya mengharapkan lebih.
@ morissupersaiya™ [1]: Begitu sulit memahami anda…
@ morissupersaiya™ [2]: Menyinggung saya nih?
Cynanthia 21:47 on 12.07.2007 Permalink |
@bayu:
Masa’ iya?
rozenesia 21:50 on 12.07.2007 Permalink |
@ Cynanthia: Kucing mengeong, blogger berlalu.
dobelden 23:10 on 12.07.2007 Permalink |
wanita = blogger
*ah kesimpulan ngaco
anda nulis skripsi ya bung
steax 00:03 on 12.08.2007 Permalink |
Kalau begitu, mungkin ada bagusnya blog dikasih penunggu juga kali ya. Virus, trojan, spyware, rootkit, atau…?
Enaknya di forum atau sejenisnya ya, kita nggak perlu susah-susah jadi tuan rumah… Cuma ikut pesta. Kalau di blog, ya, kita tanggungjawab pada smua yang ada di situ dan walhasil lebih rumit. Blogger = sophisticated kah?
cK 01:02 on 12.08.2007 Permalink |
request artikel karena pria ingin dimengerti.
*harap harap cemas menunggu artikel*
edratna 01:34 on 12.08.2007 Permalink |
Analogi yang bagus…wanita dan blogger…setelah dipikir-pikir benar juga.
suandana 01:50 on 12.08.2007 Permalink |
belum paham… masih mencoba memahami dua-duanya (blogger dan wanita)
Kopral Geddoe 01:51 on 12.08.2007 Permalink |
Iwasaki-saaaaaan…!
*pergi*
Hanster 02:00 on 12.08.2007 Permalink |
Karena wanita ingin dimengerti…
Yuukk kita nyanyi….
=> Hansteru WebBlog <=
eMina 02:51 on 12.08.2007 Permalink |
–emi chan–
ada yang diserang?
–Lee–
klo saya sih, klo membaca tulisan seseorang (blog, internet,atau apapun) suka langsung menerka nerka , orang ini seperti apa ya..atau orang ini mungkin begini, begitu.
walapun tentu tidak bisa men-judge begitu saja bahwa seorang itu merah atau putih. hanya menerka saja. dan itu unik. karena ternyata dunia ini (maya) pun hampir sama dengan dunia nyata. banyak warna dan karakter.
ng, sya termasuk blogger yang bagaimana ya..
detnot 05:53 on 12.08.2007 Permalink |
berarti kalo masih gadis gak usah dimengerti ajah ya brow? heheueheueue
dimasu 05:56 on 12.08.2007 Permalink |
@emina
“Saya termasuk blogger yang bagaimana ya..”
Kamu mau dimengerti juga? ^^
@Rozonesia
Request dung posting “Karena Emina ingin dimengerti” hehe
Btw, gw numpang blogwalking ni
extremusmilitis 06:37 on 12.08.2007 Permalink |
*ngakak ngeliat komen alex di-atas*
jadi kesimpulan-nya blogging itu sinonim dengan sifat wanita?
*ngelirik punya sendiri*
untung belum ber-ubah masih seperti ketika aku ter-lahir-kan
rozenesia 06:39 on 12.08.2007 Permalink |
@ dobelden: Hush, jangan bilang skripsi… Ntar ada yang tersinggung…
*ngelirik bayut*
@ steax: Matt dan kroninya bakal mencegah ente nyusupin penunggu…
Di forum susah juga, kalau jadi Admin… *melirik*
@ cK: Yang ini aja belum dimengerti…
@ edratna: Heheheee… Nggak ada kerjaan sih. Semoga bermanfaat.
@ suandana: Memang suloit dipahami, tapi masih mungkin kan?
@ Kopral Geddoe: *cambuk 99x*
@ Hanster: Ya… Yaaa…
@ eMina: Masalahnya, harus berhati-hati dalam menerka. Karena, internet lies…
@ detnot: Mana saya tau.
@ dimasu: Wah sulit nih. Saya ndak ngerti orangnya.
rozenesia 06:43 on 12.08.2007 Permalink |
@ extremusmilitis: Ente seleranya apa?
Asisten.Heheheee… Mungkin beberapa sih, mirip-mirip lah.
Eh, batang boleh ada, tapi apa tetap jantan?
Sawali Tuhusetya 07:35 on 12.08.2007 Permalink |
Walah, sudah telat nih. Aku termasuk bloger macam apa ya, Mas?
morissupersaiya™ 07:35 on 12.08.2007 Permalink |
hmm…. jangan2 om gun suka dengerin lagu ADA band ya??
hahaha..
morissupersaiya™ 07:38 on 12.08.2007 Permalink |
si celo kok ngedelete blognya, ya??
rozenesia 07:40 on 12.08.2007 Permalink |
@ Sawali Tuhusetya: Yang penting sudah berpartisipasi kan, pak?
Blogger macam apa… Saya nggak tahu , pak. Saya masih coba meneliti, soalnya.
@ morissupersaiya™: Kok tau?
rozenesia 07:46 on 12.08.2007 Permalink |
@ morissupersaiya™: Kan dia buat yang baru…
celo 07:49 on 12.08.2007 Permalink |
salah besar…!!!
yang benar gunawan rudy is softex banget…
ini baru benar
rozenesia 07:52 on 12.08.2007 Permalink |
@ celo: Softex itu apa ya?
celo 08:00 on 12.08.2007 Permalink |
ih masa perempuan seperti dirimu nggak tau softex itu apaan….
ahh iya, kamu baru 2 minggu operasi kelamin ya…. pantes belum tau
rozenesia 08:04 on 12.08.2007 Permalink |
@ celo: *tabur garam*
celo 08:08 on 12.08.2007 Permalink |
janganlah pura-pura ya akhi… sesungguhnya saya sangat benci dengan orang yang berpura-pura….
baik berpura-pura tidak tahu ataupun pura-pura menjadi orang lain
rozenesia 08:24 on 12.08.2007 Permalink |
@ celo: *tabur merica*
celo 08:42 on 12.08.2007 Permalink |
sesungguhnya orang yang tidak bisa menerima kenyataan hancur lebih cepat daripada orang idealis
rozenesia 08:44 on 12.08.2007 Permalink |
@ celo: Puas OOT-nya?
steax 10:06 on 12.08.2007 Permalink |
… Beberapa post terakhir agak mengerikan.
peyek 10:15 on 12.08.2007 Permalink |
mudah-mudahan saya ndak lagi ngejar setoran
mending ngejar wanita yang sulit dimengerti
enak.. memacu adrenalin
hehehehe…
p4ndu_454kura 11:57 on 12.08.2007 Permalink |
Cuman tertarik ama ceweknya.
Yang bagian IV itu mungkin blogger yang pensiun dari dunia blogging.
steax 12:17 on 12.08.2007 Permalink |
Sebenarnya, salah satu pertanyaan terbesar saya mengenai pengurusan website dan semacamnya, adalah apa yang terjadi kalau pemilik blog/website meninggal dunia? Orang tidak akan mengetahui passwordnya, dan websitenya akan tampak menghilang begitu saja. Untuk blog dan komunitas, masih mungkin ada admin atau anggota yang kenal langsung dengan dia. Tapi kalau yang lain bagaimana?
(Itu alasan kenapa saya enggan memakai jasa web hosting luar negeri…)
Cynanthia 14:14 on 12.08.2007 Permalink |
@celo:
Mas Gun ini cowok tulen, ngga nyadar?
@steax:
tergantung juga. Iya, untuk blog dan komunitas bisa diserahkan kepada admin. Ada kemungkinan minta bantuan hacker untuk mengetahui data-datanya, atau kemungkinan terburuk, ya… dibiarkan expire karena jatuh tempo atau kebanyakan spam. Mungkin.
bacteria 14:32 on 12.08.2007 Permalink |
gunawan juga pengin dimengerti
Praditya 16:10 on 12.08.2007 Permalink |
Saya jadi bingung kayak apa saya…
~ Salam kenal ya…
morissupersaiya™ 16:23 on 12.08.2007 Permalink |
oh…
baru tau gw..
morissupersaiya™ 16:25 on 12.08.2007 Permalink |
url apaan ya?
kurtubi 16:58 on 12.08.2007 Permalink |
wanita kt orang Cirebon… Wani tah? wanita ditantang, maka wanita dimengerti? ah kesimpulan ngaco juga…
GRaK 19:49 on 12.08.2007 Permalink |
ada band banget judulnya
Cynanthia 21:12 on 12.08.2007 Permalink |
@kurtubi:
Wanita ditantang = harus siap malu kalau dia menang tantangan
calonorangtenarsedunia 09:15 on 12.09.2007 Permalink |
Premis I: Wanita ingin dimengerti
Premis II: Kayaknya saya wanita
Kesimpulan: Kayaknya saya ingin dimengerti.
Menganalogikan blogger dengan wanita? Agak maksa ga sih, Gun?
annots 11:01 on 12.09.2007 Permalink |
wah materi ini yang kemarin lupa ga disampein di kuliah umum paklik antobilang di perpus UGM. Kamu sih Gun ga dateng, …
@atas
Jika analagi blogger identik dengan wanita yg ingin dimengerti, bukankah wanita dijajah pria, jadi blogger dijajah pria? Oh pantas saja di jogja ini minim blogger cewk, fyuuhh….
*komen ga nyambung yang penting bukan oneliner*
hehehe…selamat…makan-makan…
morishige_pulang_fieldtrip 11:35 on 12.09.2007 Permalink |
@calonorangtenarsedunia
bid’ah…
itu bukan sebuah silogisme…
*kabur
Hanna 13:45 on 12.09.2007 Permalink |
Terserah deh, Gun, mau dinilai seperti apa. Tapi, saya tidak kejar setoran, lho. Wanita memang susah di mengerti. Seperti halnya blog. Blog-blog di negara lain tidak seramah blog kita, lho. Yang komentnya bisa sampai ratusan kaya blognya Gun-gun, he he he.
Pernah mengunjungi blog China, karena tulisannya benar-benar bagus saya kasih koment. Bukannya terima kasih yang di dapat melainkan dihapus. dan di ganti dengan tulisan, ” Maaf, saya tidak perlu koment ada. Cukup dibaca saja.”
extremusmilitis 19:03 on 12.09.2007 Permalink |
Di-jamin tegak lurus tanpa halangan Gun, gak seperti jalan Tol di Jakarta yang selalu macet
bedh 00:37 on 12.10.2007 Permalink |
oh…jadi gitu yah
lengkap juga yah…..
ternyata blogger itu memang susah untuk dimengerti.
gw baca postingan aja kadang2 susah banget wat ngerti pa lagi ngertiin bloggernya huhuhuhuh
hugy78 03:16 on 12.10.2007 Permalink |
laki laki juga pingin lhoo….
Kendi™ 03:24 on 12.10.2007 Permalink |
ah ternyata wanita itu betharia sonatha toh roz?
rozenesia 04:27 on 12.10.2007 Permalink |
@ steax [1]: Biasalah…
@ peyek: Wah, kalo yang ini sih saya etuju banget, cak!! Ta’ dukung dah!!!
@ p4ndu_454kura: Bukan.
@ steax [2]: Wealah, udah keduluan dijawab sama komentator di bawah..
@ Cynanthia [1]: …
@ bacteria: Masa sih?
@ Praditya: Salam kenal juga. Diri sendiri aja bingung, apalagi ke orang lain… Saya banget.
@ morissupersaiya™ [1]: Whew..
@ morissupersaiya™ [2]: He?
@ kurtubi: Blogger ditantang, juga dimengerti ya pak?
@ GRaK: Hush… Judulnya aja
@ Cynanthia [2]: Malu kenapa?
@ calonorangtenarsedunia: Hueheheeee….
Eh, kan kembali ke Bagian IV: Di mana saya kembali ke goa.
@ annots: Ndak ada undangan resminya sih.
Eh, full bayut perlu disesali kah?
@ morishige_pulang_fieldtrip: Iya… Iya…
@ Hanna: Nah ini dia, blogger emang bermacam-macam dan susah dimengerti. Jadi kembali ke entry sebelumnya, saya coba untuk tidak tersinggung.
(baidewei, biarpun begitu, blog saya kayaknya masih gurem deh)
@ extremusmilitis: Wah, kayak Ring Road Yogya dobng.
@ bedh: Iya nih, apalagi postingan ini yang ngelantur ke mana-mana.
@ hugy78: Hohohoo…
@ Kendi™: Lha? Lha?
Cynanthia (malas login) 04:45 on 12.10.2007 Permalink |
@rozenesia:
Karena umumnya lelaki yang menantang perempuan (saya lebih suka menyebut ini ketimbang wanita) berarti meremehkan. Lain soal kalau sesama perempuan menantang ^^
rozenesia 04:56 on 12.10.2007 Permalink |
@ Cynanthia (malas login): Saya memakai istilah wanita hanya karena pas dengan judul lagunya ADA BAnd.

Coba sah, saya tantang Anda.
(bercanda)
eMina 05:21 on 12.10.2007 Permalink |
—dimasu–
jadi klau saya bertanya seperti itu, saya ingin dimengerti ya?
jadi saya melankolis ya
–Lee—
ndak usah dibuat posting seperti permintaan dimasu itu
ga penting, lha saya bukan blogger terkenal. ga usah !
memang sih, bisa saja meleset. tapi bagi sya sih ga apa -apa. soalnya itu bukan penilaian sejati. Hanya sebagai sumber inspirasi, untuk menambah karakter di karya fiksi saya
kayak di fanfic yang pernah saya buat itu di ffio, tentang para mods (termasuk gun in black). itu penilaian dan tebakan yang memang asal dan ngawur.
kok sepertinya jadi ga nyambung dengan judulnya” karna wanita ingin dimengerti”
memang yang namanya wanita itu, ya begitulah (pada dasarnya), meski tak berlaku untuk semuanya.
Cynanthia (malas login) 05:30 on 12.10.2007 Permalink |
@rozenesia:
*switch to demon mode*
rozenesia 06:05 on 12.10.2007 Permalink |
@ eMina: Heheeee. Ya, asal penilaian itu bukan harga mati.
@ Cynanthia (malas login): *siul-siul*
celo 06:35 on 12.10.2007 Permalink |
dibil;angin ini entry bisa rilis waktu mbak rose liat softex…
saya tau pasti… lha dia belinya diwarung saya…
@cyn
lha udah beberapa bulan lalu operasi kelamin, sekarang kerjanya jadi wari pemula….. nggak tau ta…??? coba tanyakan mas anto yang sering pake dia….
*ilang nggeblas*
Kita ini Harusnya Malu « [Chaos Region - Incorporated] 06:37 on 12.10.2007 Permalink |
[...] banyak, dimana remaja – remaja banyak menggunakan pakaian khas Emo, berlaku gombal menggaet wanita. Sementara pihak anti-mainstream (dulu) berpusat pada gara Harajuku, mendengarkan J-Music, dan [...]
Mihael "D.B." Ellinsworth 06:51 on 12.10.2007 Permalink |
Jadi dengan itu blogger dan wanita bisa disejajarkan di depan realita.
Ravelt 07:14 on 12.10.2007 Permalink |
Ngomong tentang Blogger atau Wanita?
rozenesia 07:59 on 12.10.2007 Permalink |
@ celo: *tabur merica*
@ Mihael “D.B.” Ellinsworth: Lha ini kan cuma sedikit analogi ringan.
@ Ravelt: Blogger.
CallMeKimi 08:16 on 12.10.2007 Permalink |
Ng,, aku di bagian yang mana yaa?? *mikir*
sigid 08:48 on 12.10.2007 Permalink |
Sepertinya memang begitu.
Mungkin sekilas kita bisa menebak pribadi seorang blogger dari cara dia menyampaikan pemikirannya, namun pribadi seseorang tidak terbatas di situ saja. Jadi mungkin ya hanya sepintas selalu saja ya
sigid 08:51 on 12.10.2007 Permalink |
Lha kalau saya baca ini lho mas, yang dicoret itu
Saya kok jadi ingat sekitar tahun 1997/1998 banyak beredar ungkapan.
Rajin pangkal pandai, nikmat pangkal p@h@
sigid 08:58 on 12.10.2007 Permalink |
Nah ini sekaliyan hattrick, semoga belum kejegal.
Komen yang di atas itu ndak berarti saya pervert to.
rozenesia 09:52 on 12.10.2007 Permalink |
@ CallMeKimi: Maunya di mana hayo?
@ sigid [1]: Iya mas. Memang itu yang mau saya sampaikan, secara saya sulit sekali mengeksplorasi para blogger.
@ sigid [2]: Waduh, mas sigid… Omongannya kok udah ke daerah situ ya…
@ sigid [3]: Hihihiiii…. *cekikikan*
iman brotoseno 14:23 on 12.10.2007 Permalink |
saya mengerti kok mereka…
hugy78 15:05 on 12.10.2007 Permalink |
ku juga telah mengerti wanita…. sebab wanita itu telah menjadi istri saya, my wife (yufita sari) i love u so much
qzink666 15:06 on 12.10.2007 Permalink |
Emangnya cewek doang? Saya pun pengen di mengerti, tauk..
*marah-marah*
ekowanz 15:24 on 12.10.2007 Permalink |
iya saya juga mengerti mereka kok :p
CallMeKimi 16:19 on 12.10.2007 Permalink |
maunya di tempat yang paling enak deh…halah!
rozenesia 03:57 on 12.11.2007 Permalink |
@ iman brotoseno: Kalau sebaliknya?
@ hugy78: Sudah mengerti blogger?
@ qzink666: Lha blogger juga kan?
@ ekowanz: Amiiinn…
@ CallMeKimi: Di mana itu?
Tito 05:23 on 12.11.2007 Permalink |
Hmm… ahli jiwa legendaris sigmund freud yg udah puluhan tahun jadi psikoanalis aja sebelum meninggal dia mengucap:
emang misteri kok… dinikmati aja
rozenesia 10:00 on 12.11.2007 Permalink |
@ Tito: Heheee… Setelah sibuk ngalor-ngidul bahas homoseksual ya?
Sayap KU 10:37 on 12.11.2007 Permalink |
Blogger juga ingin dimengerti ….
-Ade-
btw, tampilan blognya sama dengan blog Ade. SUNGGUH.
rozenesia 13:01 on 12.11.2007 Permalink |
@ Sayap KU: Ade juga pengen?
Hehehee… Tarski sudah aku sukai dari dulu, udah 3 bulan sejak blog ini berdiri, aku setia dengan Tarski.
Xaliber von Reginhild 14:19 on 12.13.2007 Permalink |
@rozenesia:
What do you expect more from this commoner, mister?
morishige_pulang_fieldtrip 14:33 on 12.13.2007 Permalink |
jadi ada band kapan konser di jogja?
*kabur
rozenesia 15:28 on 12.13.2007 Permalink |
@ Xaliber von Reginhild: Masalahnya, ente beberapa kali menuliskan hal sejenis.
@ morishige_pulang_fieldtrip: Yang jadi drummernya kan saya.
Xaliber von Reginhild 16:07 on 12.13.2007 Permalink |
Saya kan sukanya pakai kata-kata bersayap.
Hanya pikiran bocah SMA biasa.
Jadi, belum tentu apa yang saya tulis itu benar-benar tersurat.
*ga jelas*
rozenesia 16:23 on 12.13.2007 Permalink |
@ Xaliber von Reginhild: Lha kan sejenis.
Xaliber von Reginhild 16:52 on 12.13.2007 Permalink |
So be it,
Jedi.*Palpatine*
Agh, saya belum belajar… buat UAS. Blogging adalah candu.
rozenesia 16:54 on 12.13.2007 Permalink |
@ Xaliber von Reginhild: Jangan mengalihkan masalah, wahai saudaraku.
Xaliber von Reginhild 17:20 on 12.13.2007 Permalink |
*muncul lagi*
Malah buka blog. Lagipula apa lagi masalahnya?
Iya, iya.. Kalau kata celo, “kabur dia.”
Saya serius belum belajar.
rozenesia 11:17 on 12.14.2007 Permalink |
@ Xaliber von Reginhild: Apa mungkin nanti membuat tulisan serupa? *siul-siul*
Xaliber von Reginhild 12:00 on 12.14.2007 Permalink |
Tidak tahu ya.
rozenesia 12:10 on 12.14.2007 Permalink |
@ Xaliber von Reginhild: You-must™, sir.
steax 14:13 on 12.15.2007 Permalink |
Kalau dipikir-pikir, kayaknya nggak tepat kalau blogger disamakan dengan wanita… Karena tidak semua bisa digeneralisasikan dengan satu kesamaan. Iya toh.
Misalkan kewajiban seorang pemilik blog untuk mereply ke setiap comment di blognya. Itu kan sebenarnya bisa digolongkan sebagai bentuk pemerasan. Pemilik blog, misalnya, tidak mau ada comment baru masuk ke entry terbarunya (itu kutipan lho), berarti kalau saya pasang di yang ini tidak salah dong.
rozenesia 14:17 on 12.15.2007 Permalink |
@ steax: Terkutuklah engkau!
Ini kan tulisan jebakan…
Menjebak fast reader.
steax 14:20 on 12.15.2007 Permalink |
I knew it! You’re a propaganda maker! Against the war of generalization! How dare you! See all these people you’ve trapped and befuddled in your own private domain of a blog!
*taking out katana*
asik ya bersenang-senang di blog orang.
*siul*
rozenesia 14:22 on 12.15.2007 Permalink |
@ steax: Lha? Lha?
Saya salah apa coba?
Xaliber von Reginhild 15:25 on 12.15.2007 Permalink |
Ketemu deh.
As you wish, master.
rozenesia 15:32 on 12.15.2007 Permalink |
@ Xaliber von Reginhild:
Nyampah? « Deathlock 17:14 on 12.18.2007 Permalink |
[...] ekspresi dirinya juga. Lain halnya kalau copy-paste. Bahasan soal itu dibahas sama roze di salah satu entrinya di blognya sendiri. Jadi, definisi entri curhat itu sejauh [...]
Sata tewas! « all hail rozenesia™ 13:02 on 12.19.2007 Permalink |
[...] Karena wanita ingin dimengerti… [...]
Saya tewas! « all hail rozenesia™ 13:02 on 12.19.2007 Permalink |
[...] Agar tidak terjadi kesalahpahaman dan ketidak-relevan-an komentar, maka ada baiknya dicermati dengan baik poin-per-poin yang saya kemukakan. Go to hell, f**king fast-reader! [...]
Pesan-Nya « all hail rozenesia™ 08:33 on 12.24.2007 Permalink |
[...] bukan orang bijak, bukan pula pakar atau ahli. Tapi apakah kita menilai pesan seseorang dari siapa dirinya, bukan apa yang dikatakannya? Entah. Manusia memang berbeda satu [...]
revenarine 14:42 on 12.24.2007 Permalink |
ya, perempuan selalu ingin dimengerti…
sayangnya (sebagian-besar atau kecil) kaum hawa tidak mau mengerti (kalo ngomong awal selalu pake ‘pokoknya’) itu kalo uda ada ikatan,boro-boro belum aja uda kaya gitu…
kalau ada kaum adam yang suka tapi dia gak suka biasanya juga yang bersangkutan (perlakuan paling parahnya setelah dimaki,sukur2 dimaki atau ngomong terus-terang) kaum adam yang bersangkutan dianggap ga dianggap ada….(paling parah tuh)
yah, ga semua perempuan sih kaya gitu…
yah,pengalaman ini subyektif sih…ga usah diambil hati sama mbak2 yang baca…
rozenesia 01:55 on 12.25.2007 Permalink |
@ revenarine: Terima kasih udah berbegai. Tapi saya bicarain blogger lho.
akafuji 06:14 on 12.25.2007 Permalink |
inspirasi dari ada band y judulnya.
)
rozenesia 06:16 on 12.25.2007 Permalink |
@ akafuji: Sekadar mau jebak fast-reader aja kok.
I Have Lost My Religion « all hail rozenesia™ 08:29 on 12.29.2007 Permalink |
[...] ditanyakan dengan studiku? Puaskah dirimu jika mengetahuinya? Aku terdiam hingga aku melahirkan mahakarya terbesar pada buku ini, pikirku. Ini bukan sekadar analogi sederhana. Bukan cuma analogi antara wanita dan [...]
(Softex) Karena wanita ingin dimengerti « Again anD aGain aNd agaIn And agaiN 12:02 on 01.02.2008 Permalink |
[...] 2, 2008 oleh celo =3 [DISCLAIMER] – Nggak nyatut judul postnya rozenesia lho [...]