Assalamualaikum.
Shalom Alaechim.
Salam sejahtera untuk kita semua.

Update: Referensi dirapikan, beberapa sumber ditambahkan.

Ada yang tersinggung dengan tulisan saya sebelumnya? :?

Jika ya, selamat menikmati kenyataan ini. Jika tidak, juga silahkan. Terbuka! :D

Ah ya, hampir saja terlupa. Tulisan ini hanya didasarkan pada obrolan ringan di sini.

rozenesia (14:55:03) :

06.01.2008

Numpang OOT. :mrgreen:
Siap-siap saja akan adanya entry yang ngebahas game yang disensor oleh agama karena dianggap blasphemy. :lol:

Jadi perlu ditinjau lagi apa ada hubungannya dengan tulisan saya sebelumnya? :roll:

***

Parodi mengenai agama, Tuhan, dan sejenisnya bagi sebagian orang adalah tabu. Sama saja menghina agama atau Tuhan, alasannya. Memparodikan berarti bermaksud menghina, menertawakan, atau mengejek. :lol:

Seberapa berkuasanya Tuhan sebuah agama jika manusia sampai mati-matian membela agamanya hanya karena sebuah parodi? Entah.

Berikut ini, saya akan memaparkan secara singkat beberapa parodi mengenai agama dan Tuhan yang dituangkan dalam video game. Sebenarnya ada banyak sekali video game yang melakukan hal ini, terlebih lagi produksi Jepang, namun saya hanya akan menjelaskan beberapa contoh di antaranya, baik yang tersurat maupun yang tersirat. Apa yang saya tuturkan hampir semuanya adalah opini dan analisa pribadi. ;)

Final Fantasy series
Referensi: [ Ajora Glabados | Jesus Christ (religious) | Jesus Christ (sceptic) ]

Final Fantasy adalah salah satu game terpopuler di dunia. Game ini memiliki banyak seri, salah satunya adalah Final Fantasy Tactics. Tapi ternyata jika kita benar-benar memainkan Final Fantasy Tactics dari awal hingga akhir secara teliti, mungkin kita akan merasakan sesuatu dari game ini. Apakah itu?

Ajora Glabados. Lahir di Lesalia, dibesarkan di Milados. Memiliki mukjizat dan dipercaya sebagai Juruselamat dan Anak Tuhan. Memberitakan akan kedatangan Kerajaan Surga. Dikhianati oleh salah satu muridnya, Germonique (yang diklaim Gereja Glabados sebagai pengkhianat), demi uang, yang menjual informasi keberadaannya kepada Prarist priest, yang lalu dieksekusi oleh Kekaisaran Suci Ydoran. Dan menjadi dasar ajaran Gereja Glabados.

…apakah rasa-rasanya sedikit mengalami deja vu? :P

Kalau begitu…

Yesus Kristus. Lahir di Bethlehem, dibesarkan di Nazareth. Memiliki mukjizat dan dipercaya sebagai Juruselamat dan Anak Tuhan. Memberitakan akan kedatangan Kerajaan Surga. Dikhianati oleh salah satu muridnya, Yudas Iskariot (yang diklaim Gereja sebagai pengkhianat), demi uang, yang menjual informasi keberadaannya kepada Imam Besar Yahudi yang lalu dieksekusi oleh Pontius Pilatus Kekaisaran Romawi yang mengeksekusinya. Dan menjadi dasar ajaran Kristen.

Secara umum, bagi saya memainkan Final Fantasy Tactics serasa mengalami deja vu akan Kristen dan Yesus Kristus. Terlihat pencitraan Gereja Glabados di awal-awal cerita yang agak merujuk ke Kristenitas, begitu pula sosok Ajora Glabados yang seolah-oleh mengingatkan saya pada Yesus Kristus. Tokoh Ajora Glabados nampaknya memang disengaja untuk memparodikan Yesus Kristus, yang mana Secara tersirat keduanya memiliki mukjizat, sebagai juruselamat, memberitakan kedatangan Kerajaan Surga, dianggap sebagai Anak Tuhan, dikhianati oleh salah satu murid terdekat, hingga dieksekusi oleh penguasa.

Bahkan dari salah satu sumber, disebutkan bahwa:

The story of Ajora bears some similarities to that of Jesus Christ, both of which include notable prophecies concerning the coming Kingdom of God, betrayal at the hands of a close disciple, and execution by the reigning authorities.

Seorang Ajora Glabados yang digambarkan dalam game adalah orang yang mempelopori berdirinya Gereja Glabados, yang mana selama dua belas abad menyimpan banyak intrik dan kebusukan di dalamnya. Yang menjadi masalah adalah parodi Yesus Kristus yaitu Ajora Glabados ini ternyata adalah tubuh yang digunakan sebagai inang bagi salah satu Iblis Lucavi, Ultima. Nah loh… :lol:

Berdasarkan tulisan murid yang mengkhianatinya, Germonique (di sini Germonique adalah parodi seorang Yudas Iskariot), Ajora Glabados bukanlah Anak Tuhan, melainkan seorang mata-mata yang menjual informasi ke kerajaan lain. Selama beratus-ratus tahun tulisan Germonique tidak diketahui keberadaannya, mirip dengan Injil Yudas.

Ajora Glabados bersama Ultima bangkit kembali dengan meminjam tubuh Alma Beoulve, menebar bibit-bibit iblis di dunia.

Oh ya, beberapa kata yang mengandung unsur-unsur Alkitab dalam game versi Bahasa Jepang telah disensor dan diubah dalam versi Bahasa Inggrisnya.

Megami Tensei series
Referensi: [ Yahweh/Allah ]

Megami Tensei konon katanya beberapa serinya tersendat hanya pada versi Bahasa Jepang, dengan tidak adanya versi Bahasa Inggris. Konon lagi katanya, karena beberapa seri ini memiliki jalan cerita yang kontroversial.

Apakah itu? Singkat saja.

Hampir semua monster di game ini diambil dari mitologi seluruh dunia. Misalnya Kali dan Vishnu dari mitologi Hindu, hingga Thor dan Loki dari mitologi Norse. Tapi itu wajar dan banyak terdapat di game-game lainnya.

Yang kontroversial di game ini adalah banyak terlihat unsur-unsur Yahudi-Kristen-Islam. dan yang paling mencengangkan adalah pada Shin Megami Tensei 2 dan Megami Tensei 2, di mana Yahweh/Allah digambarkan sebagai sosok yang membodohi manusia dengan kamuflase kepercayaan, keyakinan, dan iman. Yang mana mengeksploitasi manusia demi kepentingan diriNya sendiri.

Silahkan melihat skrinsyut Yahweh/Allah di game ini.


ini referensinya

…bagaimana? :mrgreen:

***

Sampai di sini cukup sekian dulu sedikit pemaparan mengenai parodi agama dan Tuhan dalam video game. Memang masih banyak lagi sebenarnya video game yang menyinggung agama dan Tuhan, dan sudah barang tentu disensor dan dikecam oleh organisasi keagamaan. Kebanyakan video game, terutama yang bergenre RPG banyak mengambil plot cerita dengan Gereja sebagai pihak antagonisnya. :D

Ingin contoh lainnya? Baiklah.

Atau ingin melihat contoh video game yang mengalami penyensoran? Silahkan.

Ah, saya rasa cukup sekian dulu mengenai pemaparan saya ini. Memang, hanya sedikit yang saya paparkan, mengingat ada banyak sekali video game yang mengandung unsur agama dan Tuhan yang mengalami banyak protes dan kritik. Seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya, yang terkenal akan hujan kritik antara lain Breath of Fire II, La Pucelle Tactics, Xenogears / Xenosaga, Final Fantasy Tactics, Final Fantasy X, Castlevania, Tales of Symphonia, dan Grandia II.

Kembali ke opini pribadi. Saya rasa, agama tidak akan berdiri tegak tanpa ada kritik-kritik (semisal berbentuk satir dan parodi) kepada pengikut-pengikutnya yang memiliki banyak persepsi. Membela agama memang sudah menjadi naluri pengikutnya, namun jika agama tersebut memang diyakini sebagai yang paling benar mengapa harus ribut-ribut dalam melakukan pembelaan? Apakah yang diyakini sebagai paling benar pantas dibela? Apa ini bentuk pembelaan diri atau pembelaan terhadap harga diri yang terinjak-injak karena agama yang disembah diparodikan oleh pihak lain? Atau tidak rela Tuhan yang MahaKuasa itu dijadikan parodi dan manusia harus membela dan melindungi Tuhan yang MahaKuasa?

Entah. Saya tidak tahu. Semoga Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Sekian dan terima kasih. :D

***

Referensi utama:

 

Pindah ke: GunawanRudy.COM, sila klik di sini!